Beranda › Catatan › Titik di mana manseryeok bisa berbeda › Ja larut dan Ja dini
Kalau lahir pukul 23.00
— Ja larut dan Ja dini
Kelahiran pukul 23.00–23.59
bisa menghasilkan pilar hari berbeda di tiap aplikasi.
Bukan karena ada yang salah, melainkan karena awal satu hari dipandang berbeda
Jika 24 jam sehari dibagi ke dalam dua belas Cabang Bumi, setiap kotak berisi dua jam. Masalahnya ada pada kotak pertama, jam Ja. Jam Ja dimulai pukul 23.00 dan berakhir pukul 01.00. Ia melintasi tengah malam.
Sebelas kotak lainnya masuk dengan rapi dalam satu hari, hanya jam Ja yang melintasi dua hari seperti ini. Saju orang yang lahir dalam satu jam ini dianggap masuk hari yang mana — di sinilah perbedaannya.
Di artikel ini 8 topik
Ja larut dan Ja dini
Nama untuk dua paruh jam Ja yang dibelah di tengah malam.
Jadi, yang benar-benar jadi masalah hanyalah satu jam Ja larut. Itu seperdua puluh empat dari sehari, sekitar 4,2%. Kira-kira satu dari setiap dua puluh empat orang.
Apa beda kedua aliran?
| Kategori | Aliran jam Ja sebagai awal hari (子時日數說) | Aliran Ja larut (夜子時說) |
|---|---|---|
| Awal satu hari | Pukul 23.00 | Tengah malam, pukul 00.00 |
| Pilar hari saat Ja larut | Pindah ke hari berikutnya | Tetap di hari itu |
| Cabang jam saat Ja larut | Ja (子) | Ja (子) |
| Batang Langit pilar jam | Berdasarkan Day Master hari berikutnya | Berdasarkan Day Master hari berikutnya |
| Seberapa luas dipakai | Lebih umum di manseryeok Korea | Dipakai sebagian aliran |
Yang perlu diperhatikan, Batang Langit pilar jam sama di kedua aliran. Batang jam diambil dari Day Master hari itu, dan jam Ja adalah jam pertama dalam satu hari, sehingga aliran mana pun memakai Day Master hari berikutnya. Karena itu, dalam aliran Ja larut muncul bentuk yang agak janggal: pilar harinya milik hari itu, tetapi Batang Langit pilar jamnya berdasarkan hari berikutnya. Kejanggalan inilah argumen utama pihak yang menolak aliran Ja larut.
Seberapa besar perbedaannya dalam praktik?
Mari hitung untuk orang yang lahir pada 5 Mei 2000 pukul 23.30.
| Kategori | Seluruh jam Ja masuk hari berikutnya (jasi-ilsu) | Aliran Ja larut (yajasi) |
|---|---|---|
| Pilar hari | Gapja (甲子) | Gyehae (癸亥) |
| Day Master (karakter yang berarti diri sendiri) | Gap (甲) — Kayu, batang Yang | Gye (癸) — Air, batang Yin |
| Elemen Nayin | Emas di Dasar Laut | Air Samudra |
| Gongmang | Sul · Hae | Ja · Chuk |
Bukan hanya kedua karakter pilar hari yang berbeda sepenuhnya, tetapi Day Master, karakter yang menunjuk dirimu, pun berubah. Dari batang Yang ke batang Yin, dari Kayu ke Air, sehingga seluruh penafsiran berjalan ke arah yang lain. Kenapa pilar hari begitu penting, kami rangkum di Pilar hari dan Day Master.
Pilar tahun dan pilar bulan tidak berubah. Meski tanggalnya bergeser sehari, pilar tahun dan pilar bulan ditentukan oleh term matahari, jadi biasanya tetap sama. Hanya saja, kalau hari itu kebetulan jatuh di batas term matahari, keduanya bisa ikut bergeser. Jarang, tapi bisa terjadi.
Mana yang benar?
Tidak ada jawaban yang sudah pasti. Ini soal penafsiran, bukan fakta. Ada atau tidaknya waktu musim panas adalah fakta yang bisa dicek, tetapi kapan satu hari dimulai adalah soal kesepakatan.
Saat ini, di manseryeok Korea, aliran jam Ja sebagai awal hari lebih banyak dipakai. Namun, nilai bawaan aplikasi Mutal Unnie adalah aliran Ja larut yang kompatibel dengan manseryeok umum (kelahiran pukul 23-an tetap memakai pilar hari itu). Meski begitu, untuk kelahiran di Ja larut, kedua hasil ditampilkan berdampingan. Menurut kami, menyembunyikan salah satunya dan berlagak itulah jawaban yang benar justru lebih buruk.
Yang perlu dicek lebih dulu
Ini penting. Termasuk Ja larut atau tidak harus ditentukan dengan waktu yang sudah dikoreksi.
Kalau urutannya ditukar, hasilnya salah. Misalnya, catatan pukul 23.30 di musim panas 1988, setelah dikurangi waktu musim panas menjadi pukul 22.30, sehingga bukan Ja larut, melainkan jam Hae (亥). Sebaliknya, catatan pukul 23.50 pada tahun 1958 menjadi pukul 23.20 setelah dikoreksi, sehingga tetap Ja larut.
Kalau ingatan soal jamnya samar
Kalau kamu hanya mendengar “sekitar tengah malam”, bisa jadi Ja larut, bisa juga Ja dini. Dalam hal ini, hitung ketiga kemungkinannya, lalu lihat mana dari tiga pilar hari yang muncul yang terasa paling masuk akal bagimu.
Tapi ini hanyalah pilihan kedua. Membaca tanpa pilar jam lebih baik daripada memasukkan jam yang tidak diketahui secara asal. Sebagian besar penafsiran tetap bisa dilakukan dengan Tiga Pilar (三柱) tanpa jam. Pembahasan ini kami rangkum di Saat jam lahir tidak diketahui.
Coba cek
Masukkan tanggal dan jam lahir, maka akan diberi tahu apakah termasuk Ja larut, dan jika iya, hasil kedua aliran ditampilkan berdampingan.
Kalau jatuh di batas, lihat kedua sisinya
Alih-alih memilihkan salah satu, Mutal Unnie menampilkan titik perbedaannya apa adanya.
Unduh aplikasi untuk iPhone & AndroidPertanyaan umum
Apa itu Ja larut dan Ja dini?
Jam Ja (23.00–01.00) melintasi tengah malam, sehingga separuh sebelum tengah malam disebut Ja larut (yajasi) (23.00–23.59), dan separuh setelah tengah malam disebut Ja dini (jojasi) (00.00–00.59). Ja dini tidak diperdebatkan; hanya Ja larut yang tanggalnya berbeda.
Kalau lahir pukul 23.30, pilar harinya bagaimana?
Tergantung aliran. Aliran jam Ja sebagai awal hari (jasi-ilsuseol) memindahkannya ke hari berikutnya, sedangkan aliran Ja larut (yajasi-seol) mempertahankannya di hari itu. Untuk 5 Mei 2000 pukul 23.30, hasilnya masing-masing pilar hari Gapja (甲子) dan pilar hari Gyehae (癸亥).
Aliran mana yang benar?
Tidak ada jawaban pasti. Ini bukan soal fakta, melainkan penafsiran tentang di mana awal satu hari. Di Korea, aliran jam Ja sebagai awal hari lebih umum, tetapi aliran Ja larut juga dipakai. Lebih baik melihat kedua hasilnya.
Batang Langit pilar jam diambil dari Day Master hari yang mana?
Kedua aliran sama-sama mengambilnya dari Day Master hari berikutnya. Batang jam ditentukan dari Day Master hari itu, dan jam Ja adalah jam pertama dalam satu hari. Karena itu, dalam aliran Ja larut, tanggal acuan pilar hari dan Batang Langit pilar jam jadi tidak sejalan.